Sholat Duha Adalah Pembuka Rezeki

Februari 23, 2009 at 1:43 am 1 komentar

Sholat duha merupakan sholat sunat yang dilakukan di pagi hari seteleh matahari terbit sampai batas waktu sebelum datangya waktu sholat dhuhur.
Keutamaan Sholat Duha adalah untuk meminta rizki yang seluas-luasnya kepada Alloh SWT, bahkan merupakan solusi bagi umat muslim dalam menyelesaikan permasalahan hidupnya. Kita disarankan untuk melaksanakan sholat duha secara istikamah dan tidak dilaksanakan hanya sewaktu-waktu. Dengan demikian rezeki yang melimpah dari Alloh SWT tidak akan pernah putus.
Melalui sholat duha umat islam dapat mengandalkan sepenuhnya kepada Alloh SWT untuk apa pun “Bukannya pamrih dalam beribadah, tapi ini mengenai keyakinan kita kepada Alloh SWT sebagai pemberi rezeki”. Rosululloh pun pernah bersabda “Sholat duha itu dapat mendatangkan rezeki dan menolak kefakiran”.
Selain dilakukan setiap hari disarankan untuk melaksanakan sholat duha empat rakaat atau enam rakaat, Rosululloh pernah bersabda “Sholatlah wahai hambaku di pagi hari sebanyak empat rakaat, niscaya apapun hajat kalian di siang hari akan dipenuhi.
Sementara sholat duha sebanyak enam rakaat lebih utama lagi apabila dilakukan, Rosululloh pernah bersabda “Siapa yang sholat duha enam rakaat, Alloh akan cukupkan hajatnya penuh”.
Diceritakan pengalaman seseorang dililit hutang sebesar 51 juta rupaiah, ditambah lagi belum membayar biaya sekolah anaknya. Kepadanya disarankan untuk melaksanakan sholat duha enam rakaat setiap pagi. Hasilnya, dalam waktu beberapa hari saja Alloh memberikan rezeki tak terduga dari perusahaan di mana ia bekerja, dan tak lama berselang dirinya terbebas dari hutang.
Memina kepada Alloh itu harus, tidak ada yang melarang umat islam meminta kepadanya. Bahkan Alloh SWT berfirman “Berdo’alah kamu kepada Alloh niscaya Aku kabulkan”. Bahkan dikatakan orang yang tidak pernah meminta dan berdoa kepada Alloh, adalah termasuk orang-orang yang sombong.
sumber : tausiah KH Yusuf Mansur.

Masuk Kategori: Fiqh, Ensiklopedia Islam, Sholat
Salah satu sholat sunnah yg dicontohkan Rasululloh SAW adalah sholat sunnah Dhuha. Bahkan beliau menjadikan sholat dhuha ini sebagai salah satu wasiat beliau, sebagaimana hadits berikut:
Abu Hurairah r.a. meriwayatkan: ” Kekasihku, Rasulullah SAW berwasiat kepadaku mengenai tiga hal :
a) agar aku berpuasa sebanyak tiga hari pada setiap bulan,
b) melakukan sholat dhuha dua raka’at dan
c) melakukan sholat witir sebelum tidur.” ( H.R. Bukhari & Muslim ).
Aku sendiri melakukan sholat dhuha, salah satunya untuk meluruskan niatku kuliah&bekerja, yakni menjadikan kuliah&kerja sebagai ibadah. Karena seringkali orang bekerja dg tujuan hanya mencari uang (duniawi) semata, sehingga melupakan aspek ibadah (akhirat).
Sementara itu, manfaat sholat dhuha sendiri, dari beberapa ustad, antara lain:
1. Agar dilapangkan dada dalam segala hal, terutama rejeki.
2. Ungkapan terimakasih kita kepada ALLOH SWT, atas nikmat sehat tubuh kita.
3. Pelindung kita untuk menangkal siksa api neraka di Hari Pembalasan (Kiamat) nanti.
4. Mendapat ganjaran surga, sesuai dengan hadits Rasululloh SAW,“Di dalam surga terdapat pintu yang bernama bab ad-dhuha ( pintu dhuha ) dan pada hari kiamat nanti ada orang yang memanggil,” Dimana orang yang senantiasa mengerjakan sholat dhuha ? Ini pintu kamu, masuklah dengan kasih sayang Allah.” ( H.R. at-Tabrani).
Waktu sholat dhuha sendiri, berdasarkan contoh Rasululloh SAW, berkisar sekitar pukul 7 pagi – 10 pagi. Dengan demikian, bisa dikatakan, sholat dhuha = sholat untuk ‘memulai’ aktivitas (sebelum berangkat bekerja).
Sementara jumlah raka’atnya, minimal 2 raka’at dan maksimal 12 raka’at. Sholat dhuha bisa dilakukan sebelum berangkat ke kantor, atau segera setelah tiba di kantor. Anda bisa pilih, mana kondisi yang cocok untuk anda.
Sedangkan untuk surat yg dibaca, aku senantiasa membaca Adh Dhuha(93) di raka’at pertama dan Al Ikhlas(112) di raka’at kedua, dengan alasan sebagai berikut:
1. Adh Dhuha = sesuai dengan sholat sunnah yg aku lakukan. Di samping itu, isi dari surat 93 ini ALLOH SWT akan memberi kecukupan kepada hamba2-Nya. Selain itu, surat ini juga mengingatakan kita agar tidak sewenang-wenang terhadap anak yatim, juga tidak menghardik orang yang meminta-minta (pengemis) kepada kita.Justru pada surat ini, ALLOH SWT menyuruh kita agar berbagi rejeki yg telah diberikan-Nya, kepada orang lain yang membutuhkan.
2. Al Ikhlas = untuk memperkuat iman (tauhid), bahwa hanya ALLOH SWT yg berhak disembah. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan membaca Al Ikhlas, aku berharap agar jika maut menjemputku, maka iman tidak lepas dari qalbuku..Jadi, jangan tunggu lagi…segera dirikan sholat dhuha!

About these ads

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Surat Yang Harus di Baca pada Sholat sunat Dhuha

1 Komentar Add your own

  • 1. ariecivil  |  April 29, 2010 pukul 4:29 am

    Oke thank’s U…………

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Februari 2009
S S R K J S M
     
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Most Recent Posts


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: